Sejarah Singkat Gereja
Kekristenan di Legian bermula dari I Kicen atau Pak Tegeg yang mengawali pemberitaan “Kabar Baik” ke daerah Legian. Sebagai saudagar sapi dari Untal-Untal, dia secara berkala pergi ke bukit Pecatu untuk membeli sapi yang hendak dijual ke daerah lain atau ke pasar hewan di Kediri Tabanan. Dalam perjalanan nya itu seringkali Pak Tegeg harus bermalam di Legian dan menginap di rumah sahabatnya bernama Pak Wayan Raneh. Dalam kesempatan itu mulailah Pak Tegeg mengenalkan Yesus dan memberitakan “Kabar Baik” ke Pak Wayan Raneh. Dalam pertemuan-pertemuan selanjutnya Pak Wayan Raneh mengenalkan Pak Wayan Enteg kepada Pak Tegeg yang pada saat itu adalah seorang pemangku dan kelian adat di Legian. Pak Wayan Enteg sangat tertarik dengan hal-hal spiritual sehingga obrolan mereka semakin berkembang. Selanjutnya Pak Wayan Enteg juga membeli buku-buku rohani Kristen untuk memenuhi rasa penasarannya terhadap kekristenan.